09 Oktober 2012

RANCANGAN PENELITIAN (DESIGN RESEARCH)


METODE PENELITIAN
4.1 Desain Penelitian
4.2 Kerangka Kerja
4.3 Identifikasi Variabel
4.3.1 Variabel Independen
4.3.2 Variabel Dependen
4.4 Definisi Operasional Variabel
  1. Variabel
  2. Definisi Operasional
  3. Parameter
  4. Alat Ukur
  5. Skala Pengukuran
  6. Kriteria
4.5 Desain sampling
4.5.1 Populasi: keseluruhan obyek penelitian yang akan diteliti (Nursalam, Pariani, 2001)
4.5.2 Sampel: sebagian dari keseluruhan obyek yang akan diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi (Nursalam, Pariani, 2001)
4.5.3 Sampling: proses dalam menyeleksi sampel dari populasi untuk dapat mewakili populasi (Nursalam, Pariani, 2001)

4.6 Pengumpulan dan Analisa data
4.6.1 Instrumen
4.6.2 Tempat dan waktu Penelitian
4.6.3 Prosedur Pengumpulan data
4.6.4 Analisa Data
4.7 Etika Penulisan
  1. Informed Concerns
  2. Anonymity
  3. Confidentiality
4.8 Keterbatasan

APA ITU DESIGN RESEARCH?
  • Design penelitian atau rancangan penelitian adalah suatu rencana tentang cara mengumpulkan dan mengolah data agar dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan penelitian
  • Yang termasuk rancangan penelitian adalah: jenis penelitian, populasi sasaran, metode sampling, besar sampling, cara pengumpulan data, cara pengolahan data, perlu tidak mengunakan statistik, cara mengambil kesimpulan

MACAM DESIGN RESEARCH


  • Rancangan Penelitian Eksploratif: digunakan untuk menelusuri kemungkinan adanya hubungan sebab akibat antara dua variabel yang belum pernah diketahui
  • Rancangan Penelitian Deskriptif: digunakan untuk menggambarkan besarnya masalah (variabel Orang, Tempat, Waktu)
  • Rancangan penelitian Analitik: digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara dua variabel, dimana sebabnya bukan intervensi peneliti
  • Rancangan Penelitian Eskperimen: digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara dua variabel, dimana sebabnya intervensi peneliti
  • Pendekatan Cross sectional atau Transversal atau studi Prevalensi adalah penelitian yang dilakukan pada satu saat atau satu periode tertentu dan pengamatan obyek studi hanya dilakukan sekali
  • Pendekatan Longitudinal / Time series → Penelitian yang dilakukan pada periode waktu tertentu, untuk melihat perubahan yang terjadi mulai awal sampai waktu yang ditentukan secara berurutan

BAGAN DESIGN RESEARCH


CONTOH DESIGN RESEARCH
  1. Penelitian Deskriptif
  2. Penelitian Analitik Observasional dengan pendekatan Kohort
  3. Penelitian Analitik Observasional dengan pendekatan Kasus-Kontrol
  4. Penelitian Analitik Eksperimen Kuasi

APA ITU KERANGKA KERJA
  • Kerangka Kerja atau Kerangka Operasional adalah pentahapan atau langkah-langkah dalam aktivitas ilmiah yang dilakukan dalam melakukan penelitian (kegiatan sejak awal sampai akhir penelitian). (Nursalam, 2003)

IDENTIFIKASI VARIABEL
  • Identifikasi adalah proses membagi/ mengelompokan semua variabel berdasarkan ciri (identitas) yang ada pada variabel yang digunakan dalam penelitian
Contoh:
  • Variabel Bebas
  • Variabel Tergantung

DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL
  • Definisi Operasional adalah definisi dari variabel-variabel yang akan diukur/ diamati (arti, cara mengukur, skala, kriteria)
  • Arti variabel bukan definisi teori, tetapi fokus pada bagaimana cara mengukur variabel tersebut

DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL


JENIS PENELITIAN
  • Berdasarkan sifat permasalahanya, penelitian dibedakan:
1. Penelitian Historis
  • Penelitian historis umumnya bertujuan membuat rekontruksi secara sistematis dan obyektif dari kejadian yang telah lalu, dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, memverifikasi serta mensintesa data untuk menegakan fakta dengan kesimpulan yang kuat
2. Penelitian Diskriptif
  • Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsi secara sistematis, faktual dan akurat terhadap suatu populasi mengenai sifat dan faktor tertentu.
  • Penelitian diskriptif menjawab pertanyaan, apa, siapa, kapan, dimana, dan berapa jumlahnya.
3. Penelitian Korelasional (analitik)
  • Tujuanya untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antar berbagai variabel serta seberapa besar derajat hubunganya.
  • Walaupun tidak dapat diketahui apakah hubungan tersebut hubungan yang bersifat sebab akibat atau bukan.
4. Penelitian Kausal-Komparatif (analitik)
  • Tujuan untuk mengetahui kemungkinan adanya hubungan sebab akibat antara dua faktor atau variabel.
  • Cara: pengamatan terhadap akibat yang ada, kemudian mencari kembali faktor yang diduga menjadi penyebab, melalui pengumpulan data tertentu dari suatu waktu ke waktu yang lain
  • Berdasarkan macam atau asal datanya, dibedakan:
  1. Penelitian Primer → Penelitian dimana data dikumpulkan sendiri oleh peneliti. Pada permulaan penelitian, data belum ada, jadi harus dikumpulkan sendiri oleh peneliti.
  2. Penelitian Sekunder → Penelitian dimana data yang digunakan peneliti adalah data yang telah dikumpulkan oleh orang lain. Pada waktu penelitian dimulai data telah tersedia, peneliti tinggal menggunakan.
  • Berdasar lingkup penelitian, dibedakan
  1. Penelitian (studi) Kasus → Penelitian yang menyimpulkan hasil dalam lingkup kasus itu (tidak mengeneralisasi). Bersifat deduktif, berdasarkan teori atau konsep yang bersifat umum diaplikasikan untuk menjelaskan sesuatu yang sifatnya khusus (kasus)
  2. Penelitian Inferensial → Penelitian yang menyimpulkan hasil secara umum (mengeneralisasi). Bersifat induktif atau inferensial. Berdasarkan data dari sampel (khusus) digeneralisasi menuju data populasi (umum)
  • Berdasar ada tidaknya perlakuan/intervensi, dibedakan:
  1. Penelitian Expost Facto → Penelitian dilakukan terhadap kejadian atau fenomena causal efek (sebab akibat) yang telah terjadi (bukan karena adanya perlakuan / intervensi dari peneliti)
  2. Penelitian Eksperimental → Penelitian hubungan sebab akibat dilakukan terhadap kejadian atau fenomena yang terjadi akibat adanya perlakuan atau intervensi oleh peniliti. Dengan demikian causalnya diberikan oleh peneliti

PENELITIAN CROSS SECTIONAL ATAU TRANSVERSAL
  • Penelitian yang dilakukan pada satu waktu atau subsequent stage tertentu, artinya tiap subyek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadap status karakter atau variable subyek pada saat pemeriksaan

RANCANGAN PENELITIAN CROSS SECTIONAL


RANCANGAN PENELITIAN COHORT


RANCANGAN PENELITIAN KASUS KONTROL


DESIGN RESEARCH EKSPERIMENT
  1. Pre Experiment Design
  2. True Experiment Design
  3. Quasi Experiment Design
SYARAT TRUE EXPERIMENT DESIGN
  1. Ada Intervensi
  2. Ada Kontrol
  3. Dilakukan Randomisasi
  • Dikatakan Quasi Experiment/ eksperimen semu karena:
  • Tidak adanya randomisasi pengelompokan sampel (perlakuan dan kontrol)
  • Kontrol terhadap variabel berpengaruh terhadap eksperimen tidak dilakukan
  • Dikatakan Pra Eksperimen karena hanya ada intervensi, tidak dilakukan kontrol dan randomisasi

DESAIN EKSPERIMEN KUASI


DESAIN PRA EKSPERIMEN


DESAIN EKSPERIMEN MURNI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...