22 November 2018

ANALISIS DATA KUALITATIF



          Teknik analisis data adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.[1]
          Pada tahap ini data dikerjakan dan dimanfaatkan sedemikian rupa sampai berhasil menyimpulkan kebenaran-kebenaran yang dapat dipakai untuk menjawab pertanyaan atau persoalan-persoalan yang diajukan dalam penelitian. Adapun metode yang digunakan untuk mengelola data kualitatif adalah dengan menggunakan metode induktif.

1.    Analisis data sebelum dilapangan
Kriteria informan kunci (Spardley)
a.    Subyek telah cukup lama dan intensif menyatu dengan kegiatan yang menjadi informasi à “hafal diluar kepala”
b.    Subyek masih terlibat secara penuh/aktif dalam kegiatan yang diteliti
c.    Subyek mempunyai cukup/banyak waktu untuk diwawancari
d.    Subyek dalam memberikan informasi tidak cenderung diolah atau dipersiapkan terlebih dahulu
e.    Subyek tergolong masih “asing” dengan penelitian shg peneliti ditantang untuk “belajar” dan subyek sebagai “guru”


2.    Analisis data dilapangan(Miles & Huberman, 1984)
          Teknik analisa data yang digunakan adalah metode interaktif, yaitu antara proses pengumpulan data, reduksi data (penyusunan data dalam pola, kategori, pokok permasalahan tertentu), penyajian data (penyusunan data dalam bentuk matrik, grafik, jaringan, bagan tertentu) dan pengambilan kesimpulan, tidak di pandang sebagai kegiatan yang berlangsung secara linier, namun merupakan siklus yang interaktif.[2] Berikut adalah “model imteraktif” yang di gambarkan oleh Miles dan Huberman, seperti yang dikutip oleh Ibrahim[3]:

a.    Data reduction
Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data “kasar” yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. Reduksi data berlangsung terus menerus selama penelitian di lapangan. Selama pengumpulan data berlangsung, terjadi tahapan reduksi selanjutnya membuat ringkasan, mengkode, menelusur tema, membuat gugus-gugus, membuat partisi, menulis memo. Reduksi data/proses transformasi ini berlanjut terus sesudah penelitian lapangan, sampai laporan akhir lengkap tersusun.

b.    Data display
Penyajian data merupakan rangkaian kalimat yang disusun secara logis dan sistematis sehingga mudah dipahami. Kemampuan manusia sangat terbatas dalam menghadapi catatan lapangan yang bias, jadi mencapai ribuan halaman. Oleh karena itu diperlukan sajian data yang jelas dan sistematis dalam membantu peneliti menyelesaikan pekerjaannya. Penyajian data dalam hal ini adalah penyampaian faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi masyarakat dalam peningkatan partisipasi menempuh pendidikan di Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

c.    Conclution drawing/verification
Penarikan kesimpulan sebagai dari satu kegiatan dari konfigurasi yang utuh. Kesimpulan-kesimpulan diverifikasi selama penelitian berlangsung. Verifikasi merupakan tinjauan ulang pada catatan-catatan lapangan dengan peninjauan kembali sebagai upaya untuk menempatkan salinan suatu temuan dalam seperangkat data yang lain. Singkatnya, makna-makna yang muncul dari data harus diuji kebenaranya, kekokohannya dan kecocokannya yakni yang merupakan validitasnya.


3.    Analisis data selama dilapangan (spradley)
       Aktivitas analisis data dilakukan secara maju bertahap dan bersama. Artinya, pada saat dilakukan observasi, maka saat itu juga dilakukan wawancara. Hasil observasi dan wawancara tersebut dianalisis kemudian hasil analisis tersebut digunakan untuk mengadakan observasi dan wawancara pada tahap berikutnya.

Tahapan Analisis Data Model Spreadley

a.    Analisis Domain (Domain Analysis)
Memperoleh gambaran  yang umum dan menyeluruh dari obyek penelitian atau situasi sosial (Spradley, 1980 dalam Sugiyono, 2011:255).
Analisis domain biasanya dilakukan untuk memperoleh gambaran/pengertian yang  bersifat umum dan relatif menyeluruh tentang apa yang tercakup di suatu fokus/ pokok permasalahan yang tengah diteliti (Prabowo, 2010:15). Hasil analisis ini masih berupa pengetahuan tingkat “permukaan” tentang berbagai ranah konseptual (Aminoto, 2012:1).

b.    Analisis Taksonomi (Taxonomic Analysis)
Analisis taksonomi adalah analisis terhadap keseluruhan data yang terkumpul berdasarkan domain yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2011:261). Pada tahap analisis taksonomi, peneliti berupaya memahami domain-domain tertentu sesuai fokus masalah atau sasaran penelitian. Masing-masing domain mulai dipahami secara mendalam, dan membaginya lagi menjadi sub-domain, dan dari sub-domain itu dirinci lagi menjadi bagian-bagian yang lebih khusus lagi (Aminoto, 2012:1)
Analisis Taksonomis menunjukkan struktur internal masing - masing domain dengan “mengorganisasikan atau menghimpun elemen - elemen yang berkesamaan di suatu  domain” (organizies similarities among
elements in domain) (Prabowo, 2010:30).

c.    Analisis Komponensial

Analisis komponensial adalah pencarian secara sistematis atribut-atribut yang berhubungan dengan kategori budaya dengan mengkontraskan antar elemen dalam domain yang diperoleh dari hasil pengamatan terseleksi dan wawancara kontras (Idrus, 2009:156). Pada analisis komponensial, yang dicari untuk diorganisasikan dalam domain bukanlah keserupaan dalam domain, tetapi justru yang memiliki perbedaan atau yang kontra.
Mencari perbedaan spesifik setiap komponen

d.    Analisis Tema Budaya
Pada tahap ini aktivitasnya adalah mencari hubungan di antara domain, dan bagaimana hubungannya dengan keseluruhan (Sugiyono, 2011:256)
Sesungguhnya merupakan upaya mencari benang merah yang mengintegrasikan lintas domain yang ada (Sanapiah Faisal, 1990 dalam Sugiyono, 2011:164)


[1] Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian…., 248
[2] Lihat A. Maicel Huberman and B Miles Mathew,  Anlisa data kualitatif, buku  sumber tentang metode-metode baru, penerjemah; tjetjep rohendi rohidi, (Jakarta: Universitas Indonesia Press, 1992), 16-20
[3] Ibrahim Bafadal, Teknik Analisa Data Penelitian Kualitatif, (dalam Metodelogi Penelitian Kualitatif: Tinjauan Teoritis dan Praktis), (Malang: Unisma, tt), 72

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulisan Lainnya:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *