04 September 2008

Mencari Judul Proposal Skripsi Atau Tesis

Ternyata mengelola website seorang diri itu memang susah. Konsisten sekali lagi membuktikan kepada saya bahwa saya memang orang yang sulit istiqamah/konsisten. Website sebelum ini, CMYK RGB memberi tahu saya bahwa pelajaran yang saya terima waktu saya masih duduk di bangku MI (Madrasah Ibtidaiyah), bahwa konsisten itu sulit, kecuali bagi orang yang ‘mendapat petunjuk’. Bagaimana tidak, sekarang saya mempunyai kebiasaan baru setiap harinya: mengecek website, apakah ada yang mengunjungi dan mengambil manfaat (meski saya tahu isinya tidak seberapa), melihat google analytic (bagaimana perkembangan web ini), tak lupa mengunjungi adsense saya (apa ada perkembangan).

Selalu dan selalu terpikir oleh saya, apalagi yang bisa saya tambahkan lagi pada web ini. Kreativitas saya seakan selalu dituntut untuk mengembangkannya. Bagaimana tidak, saya orang yang baru belajar mengelola web, dihadapkan pada jumlah pengunjung website ini. Satu sisi memang senang, bisa mempunyai web yang dikunjungi orang, artinya potensi untuk bermanfaat bagi orang. Di satu sisi lain, bagaimana mengondisikan pengunjung tidak merasa tertipu dengan isi dari web, otomatis saya harus meningkatkan kualitas web sendiri (baik ‘lahir’ maupun ‘batin’). Kondisi itu akhirnya menggerakkan saya untuk googling dan baca-baca lagi.

Berikut ini yang telah dan sedang saya terapkan dalam upaya untuk terus bisa konsisten dalam menjaga web saya tercinta www.cmyk-rgb.co.cc dan www. infoskripsi.com ini, yang saya namakan tips mengelola website.


  • 1. Memberi kesempatan saya pribadi menjadi kreatif adalah langkah pertama dalam membentuk pola berpikir kreatif.
  • 2. Beri pikiran input segar setiap hari dengan mendengarkan radio, membaca majalah, berjalan-jalan dan lain-lain.
  • 3. Mendengarkan orang lain, mungkin saja ide terbaik berasal dari orang lain, dan saya bisa mengembangkannya dengan baik.
4. Berbicara dengan anak kecil, karena ide kreativitas mereka praktis dan tidak terbatas. Kalau perlu ikut bermain dengan mereka.
  • 5. Membaca buku (termasuk googling) mengenai cara merangsang kreativitas.
  • 6. Luangkan waktu, sebab relaksasi penting bagi proses kreatif.

Begitu pula dengan riset/penelitian. Kreativitas sangat penting dan menjadi syarat utama seorang researcher dalam menemukan ide sebuah penelitian. ‘Kepekaan’ adalah mutlak diperlukan. Kepekaan terhadap lingkungan akan mengakibatkan titik perhatian kita akan tersita olehnya. Begitu perhatian kita tersita, maka akan mengakibatkan intensitas dalam menganalisis suatu kondisi sebuah realita akan muncul.

Kalau hal itu sudah muncul maka akan diteruskan dengan ‘tingkat kepedulian’. Orang yang normal akan menindaklanjuti dari kepekaannya terhadap lingkungan dengan apresiasi, baik itu pro atau kontra. Kondisi inilah yang kerap kali menimbulkan asal gerakan penelitian yang baik. Tidak seperti kualitas penelitian (atau kebanyakan skripsi) sekarang, yang seakan terpaksa dimunculkan sebagai sebuah tuntutan keterpaksaan. Akhirnya banyak muncul hasil penelitian yang sumbangsihnya masih kurang begitu dirasakan banyak orang.

Permasalahannya sekarang, bagaimana cara meningkatkan kepekaan?

Satu saran, JASMERAH (jangan lupa sejarah), kata bung Karno.

Dengan banyak mengingat kejadian-kejadian di masa yang lampau (past/madli) akan mengingatkan kejadian di masa sekarang dan mendatang (present/future-hal/mustaqbal ). Karena banyak sekali peristiwa di masa lampau yang akan terulang di masa mendatang. Biasanya hanya waktu dan tempat saja yang berubah. Kalau Anda mau peka dan peduli dengan sebuah fenomena. Anda akan mulai memprekdisikan kondisi mendatang.

Contoh:

Mengingat masa lalu:

Kalau Anda teringat dengan kejadian maraknya Anak kecil yang menjadi anarkhis setelah melihat layangan Gulat bebas di TV. Kemudian mereka mempraktekkannya terhadap teman-temannya sendiri. Anda pasti berpikir dan berpikir. Kenapa?

Dari kejadian tersebut, betapa banyak sisi-sisi yang layak untuk menjadi topik/tema penelitian.

Membayangkan kondisi sekarang:

Silahkan cari fenomena yang lagi marak, kemudian coba kaitkan dengan sejarah, tentunya yang identik.. ada kejadian waktu fenomena tersebut..

Mungkin itu saja saran dari saya, mohon maaf dari tulisan yang masih belum tertata dengan rapi. Idenya saja keluar di tengah-tengah ngetik. Mungkin di lain waktu saya bisa memperbaiki dengan tulisan yang lebih sistematis. Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tulisan Lainnya:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *