03 Juli 2012

SISTEMATIKA EVALUASI PROGRAM ATAU EVALUASI KEBIJAKAN


EVALUASI PROGRAM ATAU EVALUASI KEBIJAKAN
1.   SISTEMATIKA

BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang Masalah
B.      Fokus Penelitian
C.     Perumusan Masalah
D.     Kegunaan Penelitian

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.      Deskripsi Konseptual Evaluasi Program/Kebijakan
B.      Deskripsi Program/Kebijakan yang Dievaluasi
C.     Model  EvaluasiProgram/Kebijakan yang Dipilih
D.     Hasil Penelitian yang Relevan
E.      Kriteria Evaluasi

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
  1. Tujuan Penelitian
  2. Tempat dan Waktu Penelitian
  3. Pendekatan, Metode dan Desain Model Penelitian
  4. Instrumen Penelitian
a)       Kisi-kisi Instrumen
b)       Validasi Instrumen
  1. Teknik dan Prosedur Pengumpulan Data
  2. Teknik Analisis Data
  3. Pemeriksaan Keabsahan Data

BAB IV
HASIL PENELITIAN
A.      Hasil Evaluasi
B.      Pembahasan

BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
  1. Kesimpulan
  2. Rekomendasi

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
Lampiran 1        Pedoman Observasi
Lampiran 2        Pedoman wawancara
Lampiran 3        Angket
Lampiran 4        Catatan Lapangan Hasil Observasi
Lampiran 5        Catatan Lapangan Hasil Wawancara
Lampiran 6        Dokumen Pendukung (Foto, dokumen program dan kebijakan yang dievaluasi sesuai fokus)


2.   PENJELASAN ISI SISTEMATIKA
BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang Masalah
Peneliti menjelaskan tentang mengapa program atau kebijakan tersebut penting untuk diteliti. Alasannya harus berdasarkan kepada fakta empiris yang dibandingkan dengan konsep program atau kebijakan.Dalam menuliskan latar belakang masalah peneliti memulai dengan gambaran faktual secara induktif dibandingkan dengan konsep atau secara deduktif diawali dengan konsep dilanjutkan dengan faktual.Uraikan secara singkat gambaran model evaluasi yang sesuai dengan program atau kebijakan yang akan dievaluasi. Pada akhir penjelasan latar belakang masalah perlu ditekankan pentingnya evaluasi program atau kebijakan tersebut dilakukan.

  1. Fokus Penelitian
Peneliti menuliskan fokus penelitian, karena dalam suatu penelitian tidak mungkin peneliti meneliti semua permasalahan dalam suatu program atau kebijakan. Oleh karena itu berdasarkan latar belakang masalah,peneliti perlu menetapkan fokus permasalahan yang mencakup komponen-komponen apa yang akan dievaluasi pada suatu program atau kebijakan.  Fokus penelitian dinyatakan dalam bentuk pernyataan.
  1. Perumusan Masalah
Peneliti menjabarkan fokus permasalahan penelitian dalam bentuk pertanyaan penelitian yang menekankan kepada efektivitas masing-masing komponen pada model evaluasi yang ditentukan.

  1. Kegunaan Penelitian
Peneliti mendeskripsikan kegunaan penelitian yang berisi penjelasan tentang kegunaan hasil penelitian sebagai salah satu bahan informasi bagi pengambil kebijakan/keputusan. 
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.     Deskripsi Konseptual Evaluasi Program/Kebijakan
Peneliti membahas konsep yang berkaitan dengan evaluasi program/kebijakan. Pada tesis minimal 3 (tiga) rujukan konsep dan disertasi minimal 5 (lima) rujukan konsep. Kajian konseptual tidak sekedar mencantumkan konsep-konsep secara runtut dari berbagai sumber tetapi merupakan hasil analisis dari berbagai konsep. Setelah mengkomparasikan antar konsep ditemukan persamaan dan perbedaanya. Persamaan itu menjadi dasar sintesis dari konsep.
B.       Konsep Program/Kebijakan yang diteliti
Peneliti memberikan gambaran tentang program atau kebijakan yang akan dievaluasi diantaranya: tujuan, sasaran, kebutuhan, rumusan kebijakan/program, gambaran keberadaan program/kebijakan secara real di lapangan, yang dapat diperoleh melalui survei pendahuluan sebelum menyusun proposal penelitian. 
C.       Model  EvaluasiProgram/Kebijakan
Peneliti mendeskripsikan model-model evaluasi program atau evaluasi kebijakan yang relevan dengan karakteristik penelitian.Selanjutnya peneliti menentukan model evaluasi yang relevan dengan karakteristik program/kebijakan yang akan diteliti. Model evaluasi yang telah ditentukan dijabarkan ke dalam komponen evaluasi secara rinci dengan mengaitkan pada program/kebijakan yang diteliti. Hasil penjabaran model evaluasi yang dipilih akan menjadi acuan dalam menyusun pertanyaan penelitian.
D.       Hasil Penelitian yang Relevan (Jika Ada)
Peneliti mendeskripsikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan relevan dengan fokus penelitian. Selanjutnya peneliti menjelaskan posisi penelitiannya dengan cara mendeskripsikan persamaan dan perbedaan penelitian yang dilakukannya dengan penelitian relevan yang disajikan.
E.      Kriteria Evaluasi
Peneliti membahas konsep yang berkaitan dengan aspek yang akan dievaluasi pada setiap komponen sehingga diperoleh kriteria/standar evaluasi setiap aspek yang diteliti. Kajian konseptual tidak sekedar mencantumkan konsep secara runtut dari berbagai sumber tetapi merupakan hasil analisis dari berbagai konsep. Sumber yang digunakan untuk penentuan kriteria dapat dikembangkan dari standar yang telah ada atau peneliti dapat mengembangkan berdasarkan teori.Selanjutnya Kriteria/standar evaluasiyang disajikan dalam bentuk tabel yang berisikan kolom komponen evaluasi, aspek yang dievaluasi, dan kriteria/standar evaluasi/keberhasilan.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
  1. Tujuan Penelitian
Peneliti mendeskripsikan tujuan yang ingin dicapai sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan penelitian.
  1. Tempat dan Waktu Penelitian
Peneliti mendeskripsikan di mana lokasi penelitian dilakukan dan kurun waktu yang digunakan selama penelitian mulai dari penyusunan rencana (proposal) hingga penyusunan laporan penelitian itu selesai dilakukan.
  1. Pendekatan,  Metode dan Desain Model Penelitian
Peneliti menentukan pendekatan, metode penelitian yang digunakan dan menjelaskannya menurut ahli tertentu. Selanjutnya peneliti menjelaskan desain model evaluasi program atau kebijakan yang telah ditetapkan. Desain disajikan dalam bentuk bagan yang dilengkapi dengan penjelasan.
  1. Instrumen Penelitian
1.       Kisi-kisi Instrumen
Peneliti merancang kisi-kisi instrumen sesuai dengan komponen dan aspek yang dievaluasi. Kisi-kisi instrumen disajikan dalam bentuk tabel yang berisikan aspek yang dievaluasi, indikator, nomor butir (butir positif, butir negatif) dan jumlah butir untuk setiap aspek yang dievaluasi.
2.       Validasi Instrumen
Validasi teoritik/konstruk dilakukan dengan telaah pakar dan/atau panel. Proses penelaahan teoretis suatu konsep dimulai dari komponen evaluasi, aspek yang dievaluasi, indikator sampai kepada penjabaran dan penulisan butir instrumen. Peneliti menjelaskan pakar  yang menelaah instrumen, prosedur telaah dan hasil telaahnya secara kualitatif.Selanjutnya peneliti menjelaskan prosedur telaah dan hasil uji validasi panel secara kuantitatif.
  1. Teknik dan Prosedur Pengumpulan Data
Peneliti menjelaskan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, angket, telaah dokumen dan focus group discution. Selanjutkan peneliti menyajikam teknik pengumpulan data dalam bentuk tabel atau bagan yang meliputi komponen evaluasi, aspek yang dievaluasi, sumber data, instrumen yang digunakan dan sumber data, teknik pengumpulan data  dan  jenis instrumen yang digunakan.Peneliti menjelaskan prosedur pengumpulan data yang disesuaikan dengan komponen-komponen evaluasi.
  1. Teknik Analisis Data
Peneliti mendeskripsikan teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis data dengan statistika deskriptif dan analisis data secara kualitatif. Analisis data dengan statistika deskriptif disajikan dalam bentuk tabel atau grafik tentang aspek yang diukur. Analisis secara kualitatif dilakukan dengan cara analisis selama pengumpulan data dan analisis setelah data terkumpul. Analisis selama pengumpulan data meliputi: mengembangkan catatan lapangan, mengkategorikan data, memberi kode pada data, memasukkan data ke dalam format analisis, dan mengembangkan pertanyaan untuk mengumpulkan dataselanjutnya; sedangkan analisis setelah data terkumpul meliputi: mengumpulkan dan memberi nomor secara kronologis sesuai dengan waktu pengumpulan data, meneliti ulang data dan mengelompokkannya dalam satu format kategori dan klasifikasi data sesuai dengan kodenya, memaparkan data yang telah dianalisis sesuai dengan komponen model evaluasi, dan penarikan beberapa kesimpulan.
  1. Pemeriksaan Keabsahan Data
Peneliti menjelaskan bagaimana keabsahan data yang mencakup kredibilitas, dependabilitas, transferabilitas, dan komfirmabilitas

BAB IV
HASIL PENELITIAN
  1. Hasil Evaluasi
Peneliti menguraikan hasil evaluasi untuk setiap komponen yangdievaluasi. Data kuantitatif yang dijaring melalui angket disajikan dalam bentuk tabel atau grafik, sedangkan data kualitatif yang dijaring melalui hasil wawancara, observasi dan data dokumentasi dideskripsikan secara naratif dan dimaknai untuk setiap komponen evaluasi.
  1. Pembahasan
Peneliti membandingkan hasil temuan dengan kriteria evaluasi sehingga menghasilkan suatu kesimpulan. Selanjutnya kesimpulan penelitian dibahas kemengapaannya dengan dukungan data kualitatif yang telah dimaknai dan mengaitkan dengan antar komponen-komponen model evaluasi.
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
  1. Kesimpulan
Peneliti mendeskripsikan hasil evaluasi untuk setiap komponen secara umum.
  1. Rekomendasi
Peneliti menyusun rekomendasi untuk memperbaiki implementasi program atau kebijakan. Rekomendasi tidak hanya memuat apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya tetapi juga harus mempertimbangkan: pembuat program atau kebijakan yang menerima rekomendasi, alat dan bahan yang tersedia bagi kemungkinan implementasi rekomendasi, waktu implementasi, dan kondisi lingkungan.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
Lampiran 1        Pedoman Observasi
Lampiran 2        Pedoman wawancara
Lampiran 3        Instrumen
Lampiran 4        Catatan Lapangan Hasil Observasi
Lampiran 5        Catatan Lapangan Hasil Wawancara
Lampiran 6        Dokumen Pendukung (Foto, dokumen program dan kebijakan yang dievaluasi sesuai fokus)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *