03 Januari 2011

Ujian Sidang

Ujian sidang, salah satu tahap akhir yang harus dilalui buat siapa saja yang sedang menempuh studi termasuk saya .. . Walaupun bukan untuk pertama kalinya melakukan ujian sidang, perasaan deg-degan pasti saja selalu menghapiri…hehe.. wajar siy saya pikir. Namun itu semua harus bisa diatasi sebaik mungkin. 

Jangan sampai perasaan hati mengalahkan segala2nya termasuk semua yang sudah dipelajari. Gawat deh kalau semua yang sudah terekam di otak jadi menghilang ditelan bumi karena perasaan itu. Salah satu caranya yang paling mujarab menurut saya ketika mendekati saat-saat ujian sidang adalah tawakal dan berdoa kepada Allah swt., karena ikhtiar maksimal sudah dilakukan.. simple kan… 

Mengenai ikhtiar, apa saja yang harus dilakukan..?? pertama, persiapkan semua bahan dan materi yang akan diujikan sebaik mungkin. Pahami dengan baik apa yang sudah dikerjakan. Selanjutnya berlatihlah untuk berbicara secara teratur, lugas dengan tempo yang tidak terlalu cepat. Supaya kepercayaan diri semakin bertambah, persiapkan materi presentasi sebaik mungkin.

Saat ujian sidang, biasanya waktu yang tersedia untuk presentasi hasil penelitian adalah 20-30 menit. Dalam waktu singkat tersebut, apa saja yang perlu disampaikan?. Ada tiga bagian utama dalam presentasi. Pertama, bagian pembukaan (opening), kedua, bagian tubuh (body) dan ketiga, bagian kesimpulan (conclusion)

Apa saja yang ada pada tiap bagian tersebut?

Bagian 1. Pembukaan (opening)
  • Memperkenalkan diri Anda dan pembimbing Anda
  • Menyampaikan apa yang akan dipresentasikan
  • Menjelaskan permasalahan
  • Menyampaikan outline (road map)
Sebelum masuk ke bagian tubuh presentasi, Berikan penjelasan lebih detail permasalahan yang ada, lalu sampaikan tujuan penelitian dan kontribusi yang diberikan terkait dengan permasalah tersebut. Berikan penjelasan penelitian terdahulu yang relevan dan terkait dengan permasalahan.

Bagian 2. Tubuh presentasi
  • Menjelaskan apa (WHAT) yang dikerjakan dan bagaimana (HOW) penelitian dilakukan. Penjelasan tidak perlu terlalu rinci
  • Menjelaskan bagian PALING PENTING dari penelitian.
Bagian 3. Kesimpulan
  • Menjelaskan point utama penelitian
  • Menjelaskan perspektif (open problems)
  • Menutup presentasi
Menyaksikan presentasi sama halnya seperti menyaksikan televisi. Tayangan televisi yang menarik memiliki warna dan desain objek yang menarik, tidak banyak menggunakan teks, cara dan gaya presenter berbicara
yang menarik dan jelas. Demikian juga halnya dengan presentasi. Perhatikan contoh presentasi dibawah ini:


Penulisan presentasi yang menarik bukan.???

Gaya bahasa memegang peranan dangat penting dalam presentasi. Sebagai contoh perhatikan penggunaan kata “kami” dalam kalimat “Penelitian ini kami lakukan….” dan “Penelitian ini saya lakukan…”. Kalimat pertama terdengar lebih baik daripada kalimat kedua, karena dalam kalimat pertama secara tidak langsung turut menyertakan peran serta orang lain khususnya pembimbing. Pernyataan kalimat seperti itu akan membuat presentasi menjadi lebih menarik dan mudah diterima oleh pendengar…:).

Semoga tulisan pelepas lelah ini bermanfaat untuk anda.. Selamat menempuh ujian sidang.. semoga berhasil. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tulisan Lainnya:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *