03 Januari 2011

One Sample T Test / Uji t satu sampel

One sample t test merupakan teknik analisis untuk membandingkan satu variabel bebas. Teknik ini digunakan untuk menguji apakah nilai tertentu berbeda secara signifikan atau tidak dengan rata-rata sebuah sampel.
Uji t sebagai teknik pengujian hipotesis deskriptif memiliki tiga criteria yaitu uji pihak kanan, kiri dan dua pihak.
  • Uji Pihak Kiri : dikatakan sebagai uji pihak kiri karena t tabel ditempatkan di bagian kiri Kurva
  • Uji Pihak Kanan : Dikatakan sebagai uji pihak kanan karena t tabel ditempatkan di bagian kanan kurva.
  • Uji dua pihak : dikatakan sebagai uji dua pihak karena t tabel dibagi dua dan diletakkan di bagian kanan dan kiri

Contoh Kasus
Contoh Rumusan Masalah : Bagaimana tingkat keberhasilan belajar siswa
Hipotesis kalimat :
  1. Tingkat keberhasilan belajar siswa paling tinggi 70% dari yang diharapkan (uji pihak kiri / 1-tailed)
  2. Tingkat keberhasilan belajar siswa paling rendah 70% dari yang diharapkan (uji pihak kanan / 1-tailed)
  3. Tingkat keberhasilan belajar siswa tidak sama dengan 70% dari yang diharapkan (uji 2 pihak / 2-tailed)
————————————————————————————————-
Pengujian Hipotesis : Rumusan masalah Satu
Hipotesis kalimat
Ha : tingkat keberhasilan belajar siswa paling tinggi 70% dari yang diharapkan
Ho : tingkat keberhasilan belajar siswa paling rendah 70% dari yang diharapkan
Hipotesis statistik
Ha : µ 0 < 70%
Ho : µ 0 ≥ 70%
Parameter uji : -
Jika – t tabel ≤ t hitung maka Ho diterima, dan Ha di tolak
Jika – t tabel > t hitung maka Ho ditolak, dan Ha diterima
Penyelesaian Kasus 1 (uji t pihak kiri)
Data yang hasil ulangan matematika siswa sebanyak 37 siswa. 
Klik Analyze – Pilih Compare Means, lalu pilih One Sample T Test
Masukkan variabel nilai ke dalam Test Variable Box, abaikan yang lain kemudian klik OK
Selanjutnya
Uji Normalitas data : Klik Analyze, Pilih Non Parametrics Test – pilih 1 Sampel K-S,
masukkan variabel nilai ke dalam Test Variable List, kemudian Klik OK
Hasil

Hasil uji di atas menunjukkan bahwa t hitung = 61.488. T tabel diperoleh dengan df = 36, sig 5% (1 tailed) = 1.684. Karena – t tabel < dari t hitung (-1.684 < 61.488), maka Ho diterima, artinya tingkat keberhasilan belajar siswa paling tinggi 70% tidak terbukti, bahkan lebih dari yang diduga yaitu sebesar 74.3489
Hasil uji normalitas data menunjukkan nilai Kol-Smirnov sebesar 0.600 dan Asymp. Sig tidak signifikan yaitu sebesar 0.864 (> 0.05), sehingga dapat disimpulkan data berdistribusi normal
————————————————————————————————-
Pengujian Hipotesis : Rumusan masalah Dua
Hipotesis kalimat
Ha : tingkat keberhasilan belajar siswa paling rendah 70% dari yang diharapkan
Ho : tingkat keberhasilan belajar siswa paling tinggi 70% dari yang diharapkan
Hipotesis statistik
Ha : µ 0 > 70%
Ho : µ 0 < 70%
Parameter uji :
Jika + t tabel > t hitung maka Ho diterima, dan Ha di tolak
Jika + t tabel < t hitung maka Ho ditolak, dan Ha diterima
Penyelesaian Kasus 2 (uji t pihak kanan)
Data yang hasil ulangan matematika siswa sebanyak 37 siswa sama seperti data di atas
Klik Analyze – Pilih Compare Means, lalu pilih One Sample T Test
Masukkan variabel nilai ke dalam Test Variable Box, abaikan yang lain kemudian klik OK
Selanjutnya
Uji Normalitas data : Klik Analyze, Pilih Non Parametrics Test – pilih 1 Sampel K-S,
masukkan variabel nilai ke dalam Test Variable List, kemudian Klik OK
Masih menggunakan hasil analisis di atas, maka diperoleh t hitung sebesar 61.488, dan t tabel = 1.684. Karena + t tabel < dari t hitung (1.684 < 61.488), maka Ho diterima, dan Ha diterima. Artinya Ha yaitu tingkat keberhasilan siswa paling rendah 70% dari yang diharapkan diterima. Sedangkan Ho yang menyatakan bahwa keberhasilan belajar paling tinggi 70% ditolak.
————————————————————————————————-
Untuk Pengujian Hipotesis Ke-3, coba sendiri yah…hipotesis kalimatnya Cuma diganti sama dengan 70% untuk Ha dan tidak sama dengan untuk Ho
Semoga bermanfaat…

8 komentar:

  1. Terimakasih bnyk, tulisannya bermanfaat. Saya lagi ada tgs kuliah uji hipotesis dengan SPSS dan skrg sudah mulai paham

    BalasHapus
  2. Mudah-mudahan bermanfaat tetap semangat kuliah

    BalasHapus
  3. pak, saya lagi ada penelitian dgn h0: AR<0 DAN ha:AR>0. apakah kalo rata-rata data bernilai negatif, apakah pasti hasilnya tidak signifikan?

    berikutnya apakah ada cara untuk menghitung t tabel pakai excel?gimana caranya?karena df saya 2433

    BalasHapus
  4. Chris liang : "bisa jadi tergantung analisa data yang anda gunakan. t tabel pakai excell, kenapa gak coba SPSS saja jauh lebih simple, kok..silahkah rekan lain yang bisa membantu..!!

    Rendy Apriyanto : "Syukron..atas kunjungannya"

    BalasHapus
  5. Maaf bagaimana cra menghitung Ttabel ? saya masih bingung menentukkannya terima kasih.

    BalasHapus
  6. pak, saya ada penelitian..
    saya binggung dengan data saya..
    begini, saya mendapatkan hasil t-hitungnya minus sementara prob < 0,05..itu dikatakan signifikan atau tidak ya pak?
    terima kasih :)

    BalasHapus
  7. mau tanya, kalo judulnya gambaran rasa nyeri ibu pasca sectio cesara itu analisis datanya gimna yak? pake uji apa? terimakasih....

    ami

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...